jateng.jpnn.com, KARANGANYAR - Estafet Tunas Kelapa (ETK) 2026 menjadi momentum Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Karanganyar memperkuat peran Pramuka di tengah masyarakat.
Kegiatan tersebut tidak hanya diisi dengan prosesi estafet panji dan Tunas Kelapa, tetapi juga dirangkai dengan kegiatan sosial yang melibatkan anggota Pramuka dan masyarakat.
Rangkaian ETK di Karanganyar berlangsung pada Selasa (1/9). Kwarcab Karanganyar menerima estafet dari Kwarcab Sragen di Lapangan Kaliwuluh, Kecamatan Kebakkramat.
Prosesi timbang terima berlangsung sekitar pukul 10.00 WIB. Bupati Sragen Sigit Pamungkas menyerahkan panji dan Tunas Kelapa kepada Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Karanganyar Kurniadi Maulato.
Setelah prosesi tersebut, rombongan Kwarcab Karanganyar melanjutkan perjalanan menuju Pertigaan Nangsri sebagai bagian dari etape ETK.
Sebanyak 61 anggota Pramuka tergabung dalam rombongan. Mereka membawa panji dan Tunas Kelapa melewati sejumlah titik di Karanganyar sebelum meneruskan perjalanan menuju Kota Surakarta.
Namun, Kwarcab Karanganyar menjadikan ETK bukan sekadar kegiatan seremonial. Sebelum prosesi estafet, mereka lebih dulu menggelar perkemahan di wilayah Kebakkramat.
Kegiatan tersebut dilengkapi pemeriksaan kesehatan gratis dan pemberian santunan kepada 25 anak yatim. Santunan berupa perlengkapan sekolah, antara lain seragam dan tas.





































