Tangis Ibu Kandung NS di DPR: Saya Hanya Ingin Keadilan Setimpal untuk Anak Saya

4 hours ago 19

 Saya Hanya Ingin Keadilan Setimpal untuk Anak Saya

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Tangkapan layar Komisi III DPR RI menggelar rapat dengar pendapat umum terkait kasus NS (12), anak laki-laki di Sukabumi, Jawa Barat, yang diduga tewas kerena dianiaya ibu tirinya, di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (2/3/2026). ANTARA/YouTube/TVR Parlemen/Fath Putra Mulya

jpnn.com, JAKARTA - Lisnawati, ibu kandung dari NS, 12, bocah laki-laki yang tewas diduga dianiaya ibu tirinya di Sukabumi, meminta keadilan hukum yang seadil-adilnya bagi putranya.

Permintaan ini disampaikan langsung dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Komisi III DPR RI di kompleks parlemen, Senayan, Senin (2/3).

"Saya hanya ingin anak saya mendapatkan keadilan yang setimpal," ucap Lisna dengan penuh haru di hadapan anggota dewan.

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman merespons tegas bahwa pihaknya akan memperjuangkan kasus ini secara maksimal.

“Tentu, tentu, Bu, kami all out untuk memperjuangkan keadilan untuk anak Ibu,” kata Habib.

Pada kesempatan itu, Komisi III DPR RI menghadirkan Lisna bersama dengan tim kuasa hukumnya serta perwakilan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), dan Polres Sukabumi.

Usai berdialog dengan para pihak, Komisi menyampaikan rekomendasi, salah satunya, meminta Polres Sukabumi untuk tidak hanya mengusut dugaan pembunuhan berencana dalam kasus ini, tetapi juga dugaan tindak pidana penelantaran, kekerasan terhadap anak, serta penghambatan anak bertemu dengan orang tuanya.

“Atau laporan-laporan lain terkait meninggalnya almarhum anak NS secara transparan, akuntabel, profesional, dan proporsional,” ucap Habib.

Lisnawati, ibu kandung dari NS, 12, bocah laki-laki yang tewas diduga dianiaya ibu tirinya di Sukabumi, meminta keadilan hukum yang seadil-adilnya bagi putranya

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |