Stefani Gabriela Luncurkan Buku tentang Trauma Keluarga dan Proses Healing

2 hours ago 17

Sabtu, 13 Juni 2026 – 19:07 WIB

Stefani Gabriela Luncurkan Buku tentang Trauma Keluarga dan Proses Healing - JPNN.com Jatim

Stefani Gabriela membagikan pengalaman menghadapi trauma keluarga dan luka batin melalui buku perdananya yang diluncurkan di Surabaya. Foto: Arry Saputra/JPNN

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Isu kesehatan mental, trauma keluarga, dan pola pengasuhan yang diwariskan lintas generasi semakin banyak mendapat perhatian, terutama dari kalangan milenial dan Gen Z.

Fenomena itu mendorong content creator sekaligus family storyteller asal Surabaya Stefani Gabriela meluncurkan buku perdananya berjudul 'Setelah Aku Cut Off Warisan Trauma Keluarga'. Buku tersebut resmi diperkenalkan kepada publik dalam acara peluncuran yang digelar di Kkado Chicken Tegalsari, Surabaya, Sabtu (13/6).

Peluncuran buku dirangkai dengan kegiatan bertajuk Teman Curhat, sebuah sesi berbagi pengalaman dan refleksi yang menghadirkan ruang aman bagi para peserta untuk menceritakan pengalaman hidup mereka tanpa rasa takut dihakimi.

Melalui buku itu, Stefani mengangkat tema yang selama ini kerap dianggap sensitif untuk dibicarakan secara terbuka, yakni warisan trauma keluarga yang diturunkan secara tidak sadar dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Buku tersebut berisi perjalanan pribadi Stefani dalam memahami luka batin atau inner child, mengenali pola emosional yang diwarisi dari keluarga, berdamai dengan masa lalu, hingga proses menjadi pribadi yang berani memutus siklus trauma.

Tema-tema yang dibahas meliputi trauma keluarga, emotional wounds, healing, overthinking, hingga membangun keluarga yang lebih sehat secara emosional.

Stefani menegaskan buku tersebut bukan ditulis untuk mengajak pembaca membenci keluarga atau memutus hubungan dengan orang-orang terdekat.

"Buku ini bukan tentang membenci keluarga atau memutus hubungan. Buku ini tentang keberanian untuk melihat ke dalam diri sendiri, mengenali luka yang ada, dan memilih untuk tidak meneruskan rasa sakit itu kepada generasi berikutnya, terutama kepada anak-anak kita," ujar Stefani.

Content creator asal Surabaya Stefani Gabriela meluncurkan buku perdana tentang trauma keluarga, inner child, dan proses healing yang dialami generasi muda.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
| | | |