Soal Pembangunan Rempang, IAW Ingatkan Prabowo Tak Ulangi Kesalahan Rezim Jokowi

4 hours ago 19

Soal Pembangunan Rempang, IAW Ingatkan Prabowo Tak Ulangi Kesalahan Rezim Jokowi

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Kawasan pariwisata Pulau Rempang. Foto: Dok. Antara

jpnn.com, JAKARTA - Sekretaris Pendiri Indonesian Audit Watch (IAW) Iskandar Sitorus menyebut pembangunan kawasan Rempang-Galang tidak bisa dipandang semata sebagai proyek investasi Xinyi Group atau pengembangan industri kaca dan panel surya.

Dia mengatakan Rempang Eco-City pada era Presiden ketujuh RI Joko Widodo (Jokowi) diposisikan sebagai bagian dari agenda investasi strategis nasional.

Terlebih lagi, muncul kabar Xinyi Group menjadi investor utama dan digadang-gadang membawa investasi ratusan triliun rupiah serta puluhan ribu lapangan pekerjaan.

Dari sisi kebijakan ekonomi, kata Iskandar, langkah ketika itu sah sebagai bagian dari strategi hilirisasi dan industrialisasi nasional.

Namun, ujarnya, keberhasilan investasi tidak hanya ditentukan besarnya komitmen modal, tetapi bergantung pada kesiapan fondasi hukum dan sosial.

"Ketika persoalan agraria yang telah berlangsung bertahun-tahun belum terselesaikan, negara justru mempercepat agenda investasi, di situlah akar persoalan mulai terlihat,” kata Iskandar melalui layanan pesan, Senin (29/6). 

Dia mengingatkan jauh sebelum Rempang Eco-City diperkenalkan kepada publik, Himpunan Masyarakat Adat Pulau-pulau Rempang Galang (HIMAD PURELANG) telah memperjuangkan pengakuan hak atas tanah melalui jalur administrasi maupun hukum. 

Iskandar mengatakan perjuangan itu menunjukkan pemerintah masuk kawasan Rempang yang menyimpan persoalan struktural.

Sekretaris Pendiri IAW Iskandar Sitorus menyebut pengalaman membangun kawasan Rempang harus menjadi pelajaran bagi rezim Prabowo.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |