jpnn.com, JAKARTA - Sebanyak 18 pelajar terbaik dari lima pulau di Indonesia berkumpul di Auditorium Cornerstone, Bandung, pada Grand Final The Champion Race 2026.
Mereka datang dari Jawa, Sumatra, Kalimantan, Bali, hingga Lombok, membuktikan bahwa kualitas pendidikan tidak lagi hanya terpusat di kota-kota besar.
Keberagaman asal finalis mencerminkan luasnya jaringan Ganesha Operation (GO) yang kini memiliki 720 outlet di 298 kota dan kabupaten.
Dengan seluruh cabang berada di bawah satu manajemen, GO menerapkan standar pembelajaran, materi, hingga teknologi yang sama di seluruh Indonesia.
Hasilnya terlihat di panggung grand final. Finalis dari berbagai daerah mampu bersaing dalam level yang setara, tanpa dipengaruhi latar belakang geografis.
Mereka lolos melalui proses seleksi yang sama, mulai dari menyelesaikan sedikitnya 6.000 soal di aplikasi GO Expert dengan akurasi minimal 75 persen, meraih nilai sempurna pada salah satu ujian sekolah, hingga melewati babak penyisihan dan semifinal di cabang masing-masing.
Komposisi finalis pun mencerminkan pemerataan tersebut. Sumatra mengirim wakil dari Padang, Bengkulu, dan Medan.
Kalimantan diwakili peserta dari Balikpapan dan Pontianak, sementara Bali mengirim dua finalis dari Denpasar.









































