jpnn.com, JAKARTA - Akses transportasi dan urat nadi perekonomian tiga desa di Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat kini sudah pulih.
Sempat lumpuh total akibat putusnya jembatan utama pascabanjir bandang, kini kembali terbuka.
Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa jembatan bailey darurat sepanjang 30 meter dengan lebar 4 meter akhirnya menghubungkan kembali Desa Besilam Bukit Lembasa, Desa Kebun Balik, dan Desa Banjaran Raya.
Adapun jembatan yang menjadi jalur vital distribusi hasil pertanian dan mobilitas harian warga ini merupakan hasil kolaborasi lintas sektor antara Batalyon Zeni Tempur (Yon Zipur) TNI AD, PTPN IV PalmCo, serta PT Langkat Nusantara Kepong (LNK).
“Pembangunan Jembatan Bailey bersama Kodam I/Bukit Barisan ini adalah representasi nyata bahwa BUMN dan TNI selalu beriringan di garis depan,” ungkap Jatmiko dikutip, Sabtu (28/2).
BNPB mencatat penanggulangan bencana, jangkauan operasi kemanusiaan PTPN IV PalmCo telah menyentuh 16 kabupaten/kota yang tersebar di Aceh, Sumatra Utara, hingga Sumatera Barat.
Wilayah tersebut meliputi Aceh Timur, Aceh Utara, Aceh Tamiang, Langsa, Medan, Langkat, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Mandailing Natal, Sibolga, Pasaman Barat, Padang, Tanah Datar, Agam, Solok, dan Lima Puluh Kota.
Di belasan wilayah tersebut, bentuk intervensi yang diberikan disesuaikan dengan tingkat keparahan bencana.












































