jpnn.com, KALIMANTAN TIMUR - Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas'ud merespons cepat kritik masyarakat terkait anggaran renovasi rumah jabatan gubernur.
Ia memastikan sejumlah item renovasi yang dinilai di luar fungsi kedinasan akan dibiayai secara mandiri menggunakan dana pribadi.
Langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab sekaligus komitmen Rudy dalam menjaga keadilan penggunaan anggaran publik.
Sebelumnya, paket renovasi rumah jabatan tersebut sempat menjadi sorotan lantaran mencakup beberapa item non-prioritas, seperti kursi pijat dan akuarium air laut.
"Sebagai bentuk komitmen, saya akan menanggung secara pribadi item renovasi rumah dinas yang di luar fungsi kedinasan," kata Rudy Mas’ud dalam keterangannya, Senin (27/4).
Politikus Golkar ini menilai, aspirasi dan kritik yang berkembang di masyarakat merupakan masukan penting bagi pemerintah daerah untuk melakukan evaluasi.
Baginya, kontrol sosial dari warga adalah bentuk kepedulian terhadap pembangunan di Bumi Etam.
"Masukan dan kritik yang disampaikan masyarakat saya terima sebagai bentuk kepedulian dan cinta terhadap Kalimantan Timur," katanya.








































