jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) AMDATARA, Karyanto Wibowo mengatakan pengukuhan DPD ini menjadi momentum konsolidasi pelaku usaha AMDK di Bali dan Nusa Tenggara.
Hal itu diungkapkan Karyanto saat Dewan Pengurus Daerah (DPD) Asosiasi Air Minum Dalam Kemasan Nusantara (AMDATARA) Bali dan Nusa Tenggara resmi dilantik untuk masa bakti 2026–2031.
Menurut dia, pengukuhan ini menandai penguatan struktur organisasi industri air minum dalam kemasan (AMDK) di tingkat regional sekaligus penegasan komitmen bersinergi dengan pemerintah daerah.
"Kolaborasi yang solid antar-pelaku usaha sangat diperlukan agar industri AMDK dapat memberikan kontribusi nyata terhadap stabilitas dan pertumbuhan ekonomi," kata Karyanto Wibowo dikutip di Jakarta, Jumat (27/2).
Dia mengungkapkan agenda prioritas pascapengukuhan meliputi konsolidasi internal organisasi, sosialisasi visi dan misi kepada pelaku usaha AMDK, serta penguatan kemitraan strategis dengan pemerintah daerah.
Isu yang menjadi perhatian antara lain Standar Nasional Indonesia (SNI), perizinan air tanah, sertifikasi halal, transportasi, pengelolaan sampah plastik, serta perlindungan lingkungan.
Ketua DPD AMDATARA Bali dan Nusa Tenggara, I Gusti Ngurah Warassutha Aryajasse menyatakan kesiapan DPD mempercepat pengembangan organisasi sekaligus mendorong kepatuhan regulasi dan inovasi industri.
Dia mengatakan, bergabung dengan AMDATARA bukan sekadar formalitas, melainkan membuka akses lebih luas ke jaringan industri, berbagi praktik terbaik, serta meningkatkan posisi tawar dalam menghadapi dinamika regulasi.


















.jpeg)

























