President University Resmi Jadi Pusat Studi ASEAN ke-70 di Indonesia

1 day ago 24

President University Resmi Jadi Pusat Studi ASEAN ke-70 di Indonesia

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

President University resmi ditunjuk menjadi Pusat Studi ASEAN ke-70 di Indonesia pada acara ASEAN-ID Academic Conference on the Treaty of Amity and Cooperation in Southeast Asia (TAC). Foto dok. Presuniv

jpnn.com, JAKARTA - Treaty of Amity and Cooperation in Southeast Asia (TAC) saat ini genap berusia 50 tahun.

Perjanjian yang ditandatangani di Bali pada 24 Februari 1976 itu dinilai masih sangat relevan di tengah situasi geopolitik dunia yang makin kompleks.

Direktur Jenderal Kerja Sama ASEAN Kementerian Luar Negeri RI Ina Hagniningtyas Krisnamurthi mengatakan, tantangan kawasan saat ini bahkan makin beragam. Tidak hanya persaingan geopolitik dan penggunaan kekuatan, negara-negara ASEAN juga menghadapi ancaman siber hingga gangguan rantai pasok. 

Oleh jarena itu, menurut Ina, TAC tidak cukup hanya dipandang sebagai instrumen pencegah konflik.

Prinsip-prinsip di dalamnya juga harus diterjemahkan menjadi kerja sama konkret antarnegara.

“Sebuah tanda tangan memiliki nilai ketika diterjemahkan menjadi tindakan nyata,” kata Ina dalam sambutannya pada ASEAN-ID Academic Conference on the Treaty of Amity and Cooperation in Southeast Asia (TAC) di President University, Cikarang, Jawa Barat dikutip Selasa (1/9). 

Dia menyebutkan, komitmen terhadap TAC akan benar-benar diuji ketika negara-negara menghadapi perbedaan kepentingan.

“Ujian sesungguhnya adalah apakah para pihak bisa menahan diri dan menyelesaikan perbedaan secara damai, menegakkan hukum internasional, serta menerjemahkan kerja sama yang efektif menjadi tindakan konkret,” ujarnya.

President University resmi ditunjuk menjadi Pusat Studi ASEAN ke-70 di Indonesia pada acara ASEAN-ID Academic Conference on the TAC

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |