jatim.jpnn.com, KEDIRI - Persik Kediri mengawali BRI Super League 2026/27 dengan menjamu Dewa United Banten FC di Stadion Brawijaya, Kediri, Sabtu (5/9) sore.
Pelatih Persik Kediri Marcos Reina meminta anak asuhnya fokus pada permainan sendiri saat menghadapi tim berjuluk The Banten Warriors tersebut. Hal itu menjadi perhatian Marcos karena Persik memiliki banyak pemain baru yang masih membutuhkan waktu untuk membangun chemistry dan memahami taktik permainan.
“Kami punya cara dan gaya bermain yang sudah kita rancang di latihan dan pramusim lalu, tetapi kami memiliki banyak pemain baru untuk variasi model permainan itu. Jadi, untuk menjalankan game plan itu, kami harus beradaptasi dengan kualitas pemain yang kami punya dan besok akan menjadi semacam pembuktian tentang proses adaptasi itu,” kata Marcos dikutip dari laman ileague.id, Sabtu (5/9).
Pelatih yang pernah berkarier di Liga Meksiko dan Andorra itu menilai fokus terhadap permainan sendiri menjadi kunci agar rencana yang disiapkan dapat berjalan maksimal.
“Kami akan lihat besok bagaimana para pemain melakukannya. Makanya kami harus fokus pada diri sendiri dulu, tetapi kami juga tetap harus membaca bagaimana permainan Dewa United nanti,” ujarnya.
Marcos mengatakan persiapan Persik menjelang pertandingan perdana berjalan dengan baik. Selama persiapan, para pemain disebut terus mengalami peningkatan, baik dari sisi fisik maupun pemahaman taktik.
“Kami sudah lakukan persiapan matang. Setiap hari ada peningkatan baik fisik maupun pemahaman taktik. Jadi, minggu ini merupakan kondisi puncak para pemain. Kami sangat siap untuk menghadapi Dewa United besok,” jelasnya.
Meski Dewa United memiliki materi pemain berkualitas dan finis di papan atas klasemen musim lalu, Marcos tidak gentar. Menurut dia, Persik memiliki modal dan kualitas pemain yang cukup untuk bersaing pada laga perdana Super League musim ini.









































