jpnn.com, JAKARTA - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo bersama PT Abadi Mega Angkutan Nusantara (AMANAIR) menjajaki pengembangan layanan seaplane untuk memperkuat konektivitas antara kawasan pelabuhan dengan wilayah pesisir, kepulauan, dan berbagai destinasi di Indonesia.
Penjajakan tersebut ditandai dengan penandatanganan Kesepakatan Bersama tentang Kerja Sama Pengoperasian Seaplane di Lingkungan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang dilaksanakan di Hotel Borobudur Jakarta, Senin (31/8).
Direktur Komersial Pelindo Farid Padang mengatakan kolaborasi tersebut membuka peluang pengembangan konektivitas berbasis pelabuhan sekaligus optimalisasi kawasan dan fasilitas Pelindo.
Inisiatif ini sejalan dengan agenda transformasi Danantara Indonesia yang mendorong BUMN untuk terus menciptakan nilai tambah bagi perekonomian nasional.
“Sebagai port orchestrator dan integrator, Pelindo terus membuka ruang kolaborasi untuk menghubungkan ekosistem pelabuhan dengan berbagai moda transportasi dan aktivitas ekonomi," kata Farid dalam keterangan resminya, Selasa (1/9).
Bersama AMANAIR, lanjut Farid, pihaknya melihat potensi seaplane sebagai alternatif konektivitas yang dapat melengkapi ekosistem transportasi dan maritim Indonesia.
"Ini adalah bagian dari inovasi integrasi modal laut dan udara untuk membantu fasilitas turis maupun juga daerah terluar terpencil dan kepentingan negara lainnya seperti untuk bencana dan kegiatan sosial lainnya, namun untuk tahap awal akan dimulai dengan kerja sama di bidang turis dan marina," terang Farid.
Lebih lanjut Farid menyampaikan Pelindo juga akan berusaha mengikuti konvensi internasional terkait dengan alternatif ekosistem moda laut dan udara serta menjadi pilot project besar untuk Indonesia bahkan Asia Tenggara.








































