Perketat Lisensi, I.League Tegaskan Tak Ada Lagi Klub Tunggak Gaji

1 day ago 16

Perketat Lisensi, I.League Tegaskan Tak Ada Lagi Klub Tunggak Gaji

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ilustrasi sepak bola. Foto: uefacom

jpnn.com - Era klub sepak bola Indonesia mengandalkan suntikan dana pemilik tanpa pengelolaan keuangan yang sehat mulai ingin ditinggalkan. 

I.League menyiapkan pengetatan club licensing demi memastikan klub mampu bertahan secara mandiri dan tidak kembali terjerat persoalan finansial.

Direktur Komersial I.League, Sadikin Aksa, menegaskan pihaknya tidak ingin masalah klasik seperti tunggakan gaji pemain kembali menghantui kompetisi sepak bola Indonesia.

"Kita juga enggak mau kejadian ada masalah gaji lagi. Enggak mau," kata Sadikin.

Bagi I.League, persoalan finansial bukan sekadar masalah internal klub. Kondisi tersebut bisa berdampak langsung terhadap keberlangsungan kompetisi dan kredibilitas sepak bola Indonesia secara keseluruhan.

Untuk itu, club licensing akan menjadi salah satu instrumen utama untuk memaksa klub memperbaiki fondasi bisnis dan keuangannya.

"Makanya dengan club licensing, pengetatan club licensing ini tugas utama kita agar supaya klubnya bisa mandiri ke depan, lebih bisa sustainable secara keuangan," ujar Sadikin.

I.League ingin klub tidak terus bergantung kepada pemilik. Suntikan modal memang masih menjadi bagian penting dalam operasional klub, tetapi pada akhirnya setiap tim harus memiliki model bisnis yang mampu menghasilkan pendapatan dan menopang kebutuhan mereka sendiri.

Operator I.League memastikan masalah tunggakan gaji pemain oleh klub tak boleh terjadi lagi. Salah satu cara mencegahnya adalah perketat lisensi klub.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |