Periode 2005-2025: 2,9 Juta Hektare Hutan Beralih Fungsi Secara Parsial

2 hours ago 18

 2,9 Juta Hektare Hutan Beralih Fungsi Secara Parsial

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ilustrasi alih fungsi hutan. (ANTARA/HO-Dokumentasi)

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Menteri Kehutanan (Wamenhut) Rohmat Marzuki menyebutkan 2,9 juta hektare hutan beralih fungsi secara parsial sepanjang 2005-2025.

Hal demikian dikatakan Rohmat saat rapat kerja bersama Komisi IV DPR RI di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (19/1).

"Data dari tahun 2005 hingga 2025, atau 20 tahun terakhir, total perubahan peruntukan kawasan hutan secara parsial mencapai 2,9 juta hektare," kata dia.

Alumnus Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) itu menyebut perubahan fungsi hutan secara parsial didominasi untuk perkebunan, mulai sawit hingga tebu.

"Perubahan tersebut didominasi oleh kegiatan perkebunan, di antaranya sawit, kemudian tebu, dan karet," kata Rohmat.

Dia menuturkan perubahan hutan juga diperuntukkan demi kepentingan strategis, semisal pembangunan infrastruktur hingga pemukiman bagi transmigran.

"Selain untuk perkebunan, perubahan peruntukan kawasan hutan juga dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan strategis lainnya."

"Mulai dari pembangunan infrastruktur, kawasan pemukiman dan transmigrasi, fasilitas umum dan sosial, kemudian kawasan industri, serta pengembangan ketahanan pangan dan energi," ujar Rohmat.

Wamenhut Rohmat Marzuki menyebutkan alih fungsi hutan paling banyak didominasi untuk menjadi kebun sawit sampai tebu.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |