jateng.jpnn.com, CILACAP - Sebanyak 250 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Tengah (Jateng) mengikuti pembaretan di Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, Selasa (1/9).
Mereka telah menjalani pemeriksaan administrasi dan kesehatan yang di dalamnya terdapat bebas narkoba untuk memastikan kesiapan mengikuti seluruh tahapan kegiatan.
Ratusan CPNS formasi Penjaga Tahanan mengikuti rangkaian pembaretan dengan menjalani perjalanan panjang atau long march dari Lapangan Tenis Lapas Batu menuju Pantai Permisan Nusakambangan.
Dalam perjalanan tersebut, para peserta harus melewati empat pos yang telah ditentukan. Di tiap pos, peserta menghadapi berbagai rintangan dan ujian yang menuntut ketahanan fisik, kedisiplinan, kekompakan, serta kemampuan bekerja sama.
Kakanwil Ditjenpas Jateng Mardi Santoso mengatakan pembaretan bukan sekadar penyematan atribut pada seragam, tetapi memiliki makna sebagai simbol kehormatan.
Termasuk menyoal identitas, kedisiplinan, keberanian, dan tanggung jawab seorang petugas pemasyarakatan.
“Setelah baret ini melekat di kepala Saudara, harus melekat pula nilai-nilai pengabdian dalam setiap sikap dan tindakan,” kata Mardi, seusai menyematkan baret kepada perwakilan CPNS secara simbolis di Pantai Permisan, Selasa (1/9).
Mardi menjelaskan setiap petugas pemasyarakatan memiliki amanah dan tanggung jawab besar dalam menjaga keamanan dan ketertiban, memberikan pelayanan, serta melaksanakan pembinaan dengan tetap menjunjung tinggi hukum dan hak asasi manusia.





































