bali.jpnn.com, DENPASAR - Polda Bali menutup Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) Agung 2026, Minggu (8/3/2026) dengan hasil yang menggembirakan.
Selama delapan hari pelaksanaan, personel tidak hanya fokus pada pengamanan pusat keramaian dan pemukiman menjelang Nyepi serta Idulfitri 1447 H, tetapi juga aktif berdialog dengan warga.
Dampak positifnya langsung terasa, di mana data menunjukkan penurunan angka kriminalitas di seluruh wilayah Bali.
Capaian tersebut tidak datang begitu saja. Setiap hari, personel yang terlibat dalam Ops Cipkon Agung 2026 turun langsung ke lapangan melakukan patroli, memberikan imbauan, serta menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat.
Pendekatan yang dilakukan tidak hanya bersifat pengamanan, tetapi juga humanis, dengan membangun komunikasi dan kedekatan dengan warga.
Karo Ops Polda Bali Kombes Soelistijono mengatakan, kehadiran polisi di tengah masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga situasi keamanan tetap kondusif.
“Selama delapan hari pelaksanaan Ops Cipkon Agung 2026, kami mencatat adanya penurunan angka kriminalitas di wilayah Bali.
Ini menunjukkan bahwa kehadiran personel di lapangan, patroli rutin, serta imbauan kamtibmas yang disampaikan kepada masyarakat memberikan dampak positif bagi situasi keamanan,” ujar Karo Ops Polda Bali Kombes Soelistijono, Minggu (8/3).







































