jateng.jpnn.com, SEMARANG - Seorang nelayan dilaporkan tenggelam di Perairan Lemah Abang, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah pada Sabtu (29/8) lalu, sekitar pukul 23.00 WIB. Hingga kini, nelayan bernama Sakim (65) asal Indramayu, Jawa Barat itu belum ditemukan.
Peristiwa maut itu bermula ketika Sakim bersama dua rekannya melaut dari Desa Bandungharjo, Kecamatan Donorojo pada Sabtu (29/8) sekitar pukul 15.00 WIB.
Mereka bertiga menggunakan kapal berukuran 4 GT untuk mencari cumi-cumi di sekitar 20 mil arah barat Pantai Lemah Abang.
Sekitar pukul 21.00 WIB, saat mereka sedang mencari hewan bernama ilmiah Decapodiformes, kondisi gelombang mulai meninggi, kemudian mereka memutuskan untuk menarik jangkar. Namun, saat menarik jangkar, Sakim terpental akibat gelombang besar.
“Dua nelayan lainnya yang berada di lokasi secara spontan berusaha memberikan pertolongan. Namun, kondisi gelombang yang cukup besar menyebabkan korban hanyut dan akhirnya hilang terbawa arus,” kata Kepala Kantor SAR Semarang Budiono, Selasa (1/9).
Setelah kapal berhasil bersandar di Dermaga Lemah Abang, kedua nelayan itu melaporkan peristiwa maut tersebut ke Pos Jepara untuk dilakukan pencarian dan pertolongan terhadap korban.
Budiono menerjunkan Tim SAR Gabungan dengan menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) dan menyisir area korban terjatuh dari kapal pada Senin (31/8) kemarin.
“Luasnya area cukup menyulitkan tim dalam melakukan pencarian,” katanya.





































