jpnn.com - Performa Ducati di awal MotoGP 2026 menuai sorotan tajam.
Setelah tampil dominan dalam beberapa musim terakhir, pabrikan asal Italia itu kini terlihat kesulitan bersaing di papan atas.
Dari tiga seri awal yang sudah berlangsung, Ducati baru mengoleksi satu kemenangan, itu pun dari sesi sprint race di Brasil oleh Marc Marquez.
Namun, hasil di balapan utama belum begitu memuaskan. Pencapaian terbaik Ducati sejauh ini hanya finis di posisi keempat.
Situasi itu membuat Ducati tertinggal dari rival seperti Aprilia yang justru tampil impresif dengan tiga kemenangan beruntun.
Sejumlah pihak menilai bahwa Ducati tengah mengalami krisis performa. Namun, mantan pembalap rider MotoGP, yakni Pol Espargaro memiliki pandangan berbeda.
Menurutnya, kondisi yang dialami Ducati saat ini tidak bisa langsung disimpulkan sebagai krisis.
"Apa yang terjadi sekarang ini terlalu dibesar-besarkan. Ketika situasi seperti ini muncul, orang cenderung lebih fokus pada sisi buruknya," ucap mantan rider KTM, Yamaha, dan Honda itu.








































