jateng.jpnn.com, JEPARA - Persijap Jepara menatap laga penting menghadapi Bhayangkara FC pada pekan ke-27 BRI Super League dengan motivasi tinggi. Kemenangan di Stadion Gelora Bumi Kartini, Sabtu (12/4), diincar sebagai kado ulang tahun ke-477 Kabupaten Jepara.
Pelatih Persijap Mario Lemos mengatakan timnya memiliki semangat berlipat jelang pertandingan kandang tersebut. Selain faktor momentum hari jadi daerah, Persijap juga tengah membutuhkan tambahan poin untuk menjauh dari zona degradasi.
“Saat ini adalah momen Hari Ulang Tahun Jepara, kami ingin memberikan kado. Apalagi main di kandang sendiri dan kami juga memang membutuhkan poin tambahan. Kami juga tahu Bhayangkara FC mencatat kemenangan di enam pertandingan beruntun,” ujar Mario.
Meski demikian, pelatih asal Portugal itu mengakui laga tidak akan berjalan mudah. Performa Bhayangkara FC yang tengah impresif menjadi tantangan serius bagi timnya.
Secara tren, Persijap juga menunjukkan perbaikan. Dalam lima pertandingan terakhir, mereka tidak terkalahkan dengan catatan satu kemenangan dan empat hasil imbang.
Saat ini, Persijap berada di peringkat ke-14 klasemen sementara dengan 22 poin. Posisi tersebut belum aman karena ditempel ketat oleh Persis Solo di peringkat ke-15 dengan 21 poin. Di bawahnya, Madura United FC dan Semen Padang FC sama-sama mengoleksi 20 poin, serta PSBS Biak dengan 18 poin di posisi ke-18.
Terkait kondisi tim, Mario memastikan skuadnya siap tempur meski masih memantau kebugaran pemain sayap Iker Guarrotxena.
“Iker kondisinya masih 50:50, kita masih akan pantau. Untuk Aly Ndom, dia bermain bagus di dua laga terakhir bahkan mendapat Man of The Match. Sedangkan Tiri adalah pemain inti di tim. Kita lihat saja nanti siapa yang siap untuk laga besok,” pungkasnya Mario Lemos. (jpnn)







































