jpnn.com - I.League buka suara terkait sanksi pengurangan dua poin terhadap Isenmulang Kalteng FC dan Java United pada awal Super League 2026/27.
Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra, mengungkapkan bahwa sanksi tersebut merupakan konsekuensi atas tidak terpenuhinya kriteria infrastruktur sesuai dengan ketentuan regulasi club licensing.
“Perubahan stadion kandang setelah proses club licensing cycle 2025/26 selesai menyebabkan terdapat kriteria infrastruktur yang tidak terpenuhi,” ujar Asep.
“Sesuai dengan regulasi club licensing, kondisi tersebut memiliki konsekuensi berupa pengurangan dua poin.”
Java United yang dahulu bernama Malut United sejatinya berkandang di Stadion Kie Raha, Maluku Utara.
Setelah berganti kepemilikan, klub yang merupakan semifinalis Liga 2 musim 2023/24 itu pindah kandang ke Stadion Jatidiri, Semarang.
Perubahan tersebut kemudian membuat aspek infrastruktur yang sebelumnya sudah dipenuhi untuk musim ini menjadi tidak lagi sesuai dengan ketentuan.
Situasi serupa dialami Isenmulang Kalteng FC yang juga berpindah kandang dari Serang, Banten, saat tampil di Championship ke Kalimantan Tengah untuk Super League 2026/27.












































