jpnn.com, PALEMBANG - Palembang memiliki beberapa kain yang menjadi ciri khas, selain Songket, ada Kain Lawon, wastra tradisional khas kota pempek.
Desainer sekaligus pengusaha UMKM Sri Meilina atau yang akrab disapa Lina Dedy kembali menunjukkan komitmen mengangkat wastra Sumatera Selatan melalui gelaran Fashion Show Lady’s Tenun Klasik bertajuk 'Pelangi Sriwijaya' pada Acara Women Emporer Women Award.
Dalam perhelatan tersebut, Lina Dedy menghadirkan koleksi kebaya eksklusif perpaduan Wastra Klasik dengan sentuhan modern.
"Kami menghadirkan delapan koleksi kebaya eksklusif yang memadukan kelembutan kain lawon dengan kekayaan warna kain jumputan bermotif ikat, dilengkapi sentuhan kain berperada yang berkilau elegan," ungkap Lina Dedy, Selasa (16/12/2025).
Koleksi Pelangi Sriwijaya menegaskan identitas Lady’s Tenun Klasik sebagai rumah mode yang konsisten merawat tradisi. Namun, tetap berani berinovasi.
Kain Lawon yang dikenal sebagai Kain Pelangi, wastra tradisional khas Palembang menjadi pusat inspirasi dengan gradasi warna yang lembut dan harmonis.
Sementara itu, jumputan bernuansa cerah dipilih untuk menghadirkan dinamika visual dan karakter yang kuat pada setiap busana.
Menurut Lina Dedy, elemen kain yang diperada menonjolkan kilau emas yang menjadi ciri kemewahan khas Palembang.














































