Mebudidayakan Si Harum Emas Hitam di Tanah Badak untuk Menyasar China & Eropa

5 hours ago 16

Mebudidayakan Si Harum Emas Hitam di Tanah Badak untuk Menyasar China & Eropa

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

CEO PT Royal Agro Industri (RAI) Anna Valentina di lokasi pembibitan vanila PT Persaudaraan Anak Bangsa (PAB) di Desa Desa Citeureup, Kecamatan Panimbang, Pandeglang. Foto: PT RAI for JPNN.com

jpnn.com - JAKARTA - Selama puluhan tahun, Kabupaten Pandeglang di Provinsi Banten dikenal sebagai penghasil buah-buahan. Namun, tak lama lagi predikat itu bakal bertambah.

Kabupaten yang dikenal sebagai lumbung padi Provinsi Banten itu bakal menjadi daerah penghasil ‘emas hitam tropis’ berharga mahal. Julukan emas hitam itu merujuk pada vanili.

Tanaman menjalar bernama latin _vanilla planifolia_ itu menghasilkan buah berisi biji yang harum. Permintaan dunia akan vanili pun terus meningkat seiring manfaatnya untuk industri makanan, kosmetik, dan farmasi.

Riset Fortune Bussines Insight menunjukkan _size market_ vanili pada 2025 mencapai USD 3,88 miliar atau sekitar Rp 67,5 triliun. Pada tahun ini, angka itu diperkirakan menjadi USD 4,13 miliar.

Angka rerata pertumbuhan tahunan pasar vanili dunia juga diperkirakan 6,29 persen. Dengan asumsi itu, _size market_ pasar dunia pada pada 2034 diprediksi mencapai USD 6,72 miliar atau sekitar Rp 117 triliun.

Pasar itulah yang dibidik PT Royal Agro Industri (RAI) melalui anak usahanya, PT Persaudaraan Anak Bangsa (PAB), dengan membuat perkebunan vanili di Desa Citeureup, Kecamatan Panimbang, Pandeglang. Lini agrobisnis JHL Group tersebut memanfaatkan lahan seluas 300 hektare di kabupaten berjuluk ‘Tanah Badak’ itu untuk membangun sistem produksi vanili dari hulu hingga hilir.

Lahan garapan PAB mencakup kebun induk untuk pembibitan, area produksi dalam _shading house,_ hingga fasilitas pengolahan pascapanen. Saat ini fasilitas pengolahan pascapanennya masih dalam tahap pembangunan.

CEO PT RAI Anna Valentina mengatakan penanaman vanili di area PAB sudah dimulai pada 2024. “Panen perdananya diperkirakan 2027,” katanya.

PT Royal Agro Industri (RAI) melalui anak usahanya, PT Persaudaraan Anak Bangsa (PAB), membuat perkebunan vanili di Desa Citeureup, Pandeglang.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |