jpnn.com, JAKARTA - Komisi Percepatan Reformasi Polri mendatangi Istana Negara, Jakarta Pusat, pada Selasa (5/5) untuk menemui Presiden Prabowo Subianto.
Pantauan JPNN, Ketua Komisi Reformasi Polri Prof. Jimly Asshiddiqie, anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri Yusril Ihza Mahendra, Mahfud MD, hingga Otto Hasibuan telah hadir di Istana Negara.
Jimly mengatakan bahwa ada sejumlah rekomendasi yang dibawa oleh komisi tersebut kepada presiden.
“Nanti saja (diumumkan), nanti saya laporkan apa saja yang setuju apa yang tidak,” ucap Jimly di Istana Negara.
Sementara Yusril menuturkan bahwa mereka sudah bekerja selama berbulan-bulan untuk menghasilkan rekomendasi terhadap perbaikan kepolisian.
“Ada laporan setebal 3.000 halaman, ada 300 halaman, ada yang cuma 3 halaman. Jadi, bisa dibaca oleh Pak Presiden secara singkat sehingga dapat dipahami dengan baik oleh beliau,” kata Yusril.
Untuk selanjutnya, mereka akan menunggu arahan dari Prabowo setelah membaca laporan dari dan saran-saran dari komisi tersebut.
“Kami sudah sepakat bahwa belum akan mengumumkan kepada publik sebelum laporan itu diserahkan langsung ke tangan Bapak Presiden,” tuturnya. (mcr4/jpnn)










































