jateng.jpnn.com, JAKARTA - Di tengah kondisi ekonomi yang membuat konsumen makin berhitung sebelum membeli gawai baru, Lenovo Indonesia tancap gas memperkuat layanan purna jual.
Fokusnya memastikan perangkat tetap prima, produktivitas terjaga, dan pengguna tak pusing memikirkan biaya perbaikan di kemudian hari.
Lenovo menegaskan nilai sebuah perangkat tak berhenti di spesifikasi dan harga awal. Yang sering luput diperhitungkan adalah dukungan setelah pembelian.
Karena itu, Lenovo menghadirkan ekosistem aftersales menyeluruh, mulai dari Advance Exchange, Accidental Damage Protection (ADP), Onsite Service, Premium Care, hingga Legion Ultimate Support (LUS).
“Pengalaman pelanggan bukan hanya soal inovasi produk, tetapi juga kualitas layanan yang menyertainya. Kami ingin pengguna IdeaPad, Yoga, hingga Legion merasa tenang dan percaya diri dalam jangka panjang,” ujar Consumer Product Lead Lenovo Indonesia Santi Nainggolan, Selasa (4/2).
Langkah ini sekaligus menjawab perubahan perilaku konsumen yang kini lebih memikirkan nilai jangka panjang perangkat, seiring pemakaian yang semakin intens untuk kerja, belajar, hingga hiburan.
Monitor Rusak, Unit Pengganti Datang Lebih Dulu
Tak hanya laptop, Lenovo juga memperluas layanan purna jual untuk monitor melalui Advance Exchange. Dengan layanan ini, pengguna akan menerima unit pengganti terlebih dahulu jika terjadi kerusakan fungsional tertentu, seperti masalah motherboard, layar, atau panel monitor.















.jpeg)

























