Kasus Nadiem Jadi Sorotan Internasional, Richard Branson: Seharusnya Diapresiasi, Bukan Dituntut

5 hours ago 23

 Seharusnya Diapresiasi, Bukan Dituntut

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Terdakwa Nadiem Makarim di Pengadilan Tipikor, Jakarta. Foto: Ricardo/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Nama mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim kembali menjadi perhatian publik, termasuk di tingkat internasional.

Pendiri Virgin Group Richard Branson ikut angkat bicara terkait kasus hukum yang menjerat Nadiem.

Melalui unggahan di Instagram Stories akun @richardbranson dan LinkedIn, Branson menyampaikan dukungannya kepada pendiri Gojek tersebut.

Dia mengatakan Nadiem Makarim adalah salah satu pengusaha paling sukses di Indonesia, yang beralih dari karier bisnis ke jabatan di pemerintahan untuk menjadi pejuang reformasi pendidikan.

"Dia harus diapresiasi atas apa yang telah ia capai, bukan dituntut atas tuduhan palsu yang tampaknya bermotif politik," tulis Branson dikutip JPNN.com, Sabtu (6/6).

Branson menilai Nadiem seharusnya mendapat apresiasi atas kontribusinya, bukan menghadapi tuntutan yang menurutnya terkesan dipaksakan dan bernuansa politik.

Pernyataan Branson muncul di tengah proses hukum yang sedang dihadapi Nadiem terkait dugaan korupsi pengadaan Chromebook saat menjabat sebagai Mendikbudristek.

Pada Mei 2026, jaksa penuntut umum menuntut Nadiem dengan hukuman penjara 18 tahun. Selain itu, dia juga dituntut membayar denda Rp1 miliar subsider 190 hari kurungan.

Nama eks Mendikbudristek Nadiem Makarim kembali menjadi perhatian publik termasuk di dunia internasional

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |