Kasus Diabetes Naik, Pembiayaan BPJS Gagal Ginjal Melonjak Lebih dari 400%

5 hours ago 18

Kasus Diabetes Naik, Pembiayaan BPJS Gagal Ginjal Melonjak Lebih dari 400%

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Kasus diabetes naik, pembiayaan BPJS gagal ginjal melonjak lebih dari 400 persen. Ilustrasi Foto: Antara

jpnn.com, JAKARTA - Kementerian Kesehatan RI mencatat peningkatan kasus diabetes di Indonesia memberikan dampak signifikan terhadap sistem kesehatan nasional, termasuk pada beban pembiayaan BPJS Kesehatan.

Tingginya angka penderita tidak terkendali berdampak langsung pada lonjakan kasus komplikasi berat, seperti penyakit gagal ginjal yang membutuhkan biaya penanganan sangat besar.

Berdasarkan hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, prevalensi diabetes berdasarkan pemeriksaan gula darah pada penduduk usia di atas 15 tahun telah mencapai 11,7 persen.

Hal ini menunjukkan ada sekitar 30 juta penderita diabetes di tanah air, tetapi baru sekitar 10 hingga 15 juta pasien yang telah terdiagnosis secara medis.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Kemenkes Siti Nadia Tarmizi menjelaskan diabetes menjadi pemicu utama berbagai penyakit kronis lainnya.

Jika tidak diobati dengan baik, diabetes bisa memunculkan komplikasi, seperti hipertensi, jantung, katarak, hingga gagal ginjal yang peningkatannya berbanding lurus dengan beban finansial negara.

Data BPJS Kesehatan mencatat fenomena yang mengkhawatirkan di mana jumlah penderita diabetes mengalami peningkatan sebesar 40 persen.

Kondisi ini diikuti dengan lonjakan biaya pelayanan kesehatan untuk gagal ginjal yang mencapai angka 476 persen dalam periode 2019 hingga 2025.

Kementerian Kesehatan mencatat peningkatan kasus diabetes memberikan dampak signifikan terhadap beban pembiayaan BPJS Kesehatan.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |