Gubernur BI Sebut IMF Nilai Ekonomi Dunia Resilien di Tengah Konflik Timur Tengah

2 hours ago 24

Gubernur BI Sebut IMF Nilai Ekonomi Dunia Resilien di Tengah Konflik Timur Tengah

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo dalam jumpa pers hasil RDG November 2021 di Jakarta, Kamis (18/11/2021). ANTARA/Youtube Bank Indonesia/pri.

jpnn.com, JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, bersama Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, menghadiri pertemuan Musim Semi International Monetary Fund dan World Bank (IMF-World Bank) di Washington D.C., Amerika Serikat.

Dalam kesempatan tersebut, negara-negara anggota IMF mendorong adanya langkah bersama untuk menghadapi ketidakpastian global. 

Upaya kolektif ini dinilai penting untuk memastikan transformasi ekonomi dapat memberikan manfaat nyata bagi pertumbuhan dunia di masa depan.

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo menyatakan pihak IMF memandang perekonomian global saat ini masih tetap resilien. 

Meski demikian, dunia tetap dihadapkan pada ketidakpastian kompleks, terutama akibat dampak negatif yang ditimbulkan perang di Timur Tengah.

Selain konflik geopolitik, forum tersebut menyoroti perubahan besar di bidang teknologi, demografi, dan lingkungan yang turut menciptakan tantangan sekaligus peluang baru.

Salah satu perubahan yang menjadi sorotan utama yakni perkembangan artificial intelligence (AI). 

Teknologi ini dipandang berpotensi meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan, tetapi di sisi lain dapat menimbulkan disrupsi di berbagai sektor.

Gubernur Bank Indonesia menyebut International Monetary Fund (IMF) menilai ekonomi dunia resilien di tengah konflik Timur Tengah.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |