Imigrasi Ngurah Rai Siapkan Skema Khusus WNA Overstay Akibat Konflik Timur Tengah

3 hours ago 20

Senin, 02 Maret 2026 – 05:56 WIB

Imigrasi Ngurah Rai Siapkan Skema Khusus WNA Overstay Akibat Konflik Timur Tengah - JPNN.com Bali

Sejumlah penumpang internasional mengakses layanan imigrasi di Terminal Kedatangan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Kabupaten Badung, Bali, Minggu (1/3). Foto: ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna

bali.jpnn.com, DENPASAR - Imigrasi Ngurah Rai, Badung, Bali, mengantisipasi warga negara asing (WNA) melebihi izin tinggal (overstay) imbas konflik Timur Tengah.

Otoritas Bandara Gusti Ngurah Rai, Bali, melaporkan sebanyak lima penerbangan keberangkatan internasional dengan 1.631 calon penumpang batal diberangkatkan, Minggu (1/3) kemarin.

Pembatalan pemberangkatan ini sebagai dampak dari penutupan ruang udara di sejumlah negara Timur Tengah (Timteng), seusai konflik AS-Israel dengan Iran.

“Kami terus memantau dinamika global ini secara intensif,” kata Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai Bugie Kurniawan dilansir dari Antara.

Eskalasi konflik di Timur Tengah memicu penutupan wilayah udara di sejumlah negara seperti Qatar, Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Iran berdampak pada jadwal penerbangan internasional, termasuk rute dari dan menuju Bali.

Berdasarkan laporan pemantauan per 1 Maret 2026 pukul 01.00 WITA, terdapat lima penerbangan utama dari Bali yang terdampak yakni Etihad Airways (EY477), Qatar Airways (QR963), Emirates (EK369), Qatar Airways (QR961), dan Emirates (EK399).

Menurut Bugie Kurniawan, WNA berpotensi mengalami overstay karena terdampak pembatalan penerbangan sehingga tidak dapat meninggalkan wilayah Indonesia sesuai jadwal.

Oleh karena itu, ia meminta penumpang yang masa izin tinggalnya hampir atau telah berakhir akibat situasi darurat penerbangan, segera melapor ke Kantor Imigrasi.

Imigrasi Ngurah Rai, Badung, Bali, mengantisipasi warga negara asing (WNA) melebihi izin tinggal (overstay) imbas konflik Timur Tengah.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News

Read Entire Article
| | | |