jpnn.com, JAKARTA - Design Manager PT China State Construction Overseas Development Shanghai, Retno Sari menyoroti pentingnya perspektif global dan standar keberlanjutan dalam rangkaian talkshow S.Y.N.C di ARCH:ID 2026 yang digelar di ICE BSD City, pada Minggu, (26/4).
Dalam sesi tersebut, Retno menekankan pemilihan material dalam proyek konstruksi modern tidak lagi semata soal estetika, melainkan harus memenuhi standar teknis sekaligus prinsip keberlanjutan.
Dia menyebut produk yang digunakan perlu memiliki daya tahan tinggi, rendah emisi, serta aman bagi pengguna dan aplikator.
“Bukan hanya soal keindahan, tetapi juga daya tahan dan dampak terhadap lingkungan. Produk harus memenuhi standar keberlanjutan, termasuk rendah emisi dan aman,” ujarnya.
Dengan pengalaman bekerja di berbagai negara seperti Italia, Turki, dan China, Retno menilai standar global kini menempatkan sertifikasi lingkungan sebagai faktor krusial dalam pembangunan.
Hal ini berkaitan langsung dengan kualitas bangunan, kesehatan penghuni, serta kontribusi terhadap pengurangan pencemaran.
Dalam konteks tersebut, ia menilai produk dari PT Mowilex Indonesia menjadi salah satu opsi yang mampu menjawab kebutuhan proyek internasional.
Selain memiliki ribuan varian warna yang fleksibel untuk dikustomisasi, produk Mowilex juga dikenal memiliki daya tahan tinggi serta perlindungan terhadap cuaca ekstrem.

















.jpeg)






















