jpnn.com, BANDUNG - Kawasan Gasibu di Jalan Diponegoro, Kota Bandung, ditutup sementara mulai 1 September 2026.
Penutupan ini dilakukan dalam rangka mendukung pelaksanaan penataan dan optimalisasi kawasan sebagai ruang publik yang lebih tertata, aman, nyaman, dan fungsional.
Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat Herman Suryatman mengatakan, penataan kawasan Gasibu untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan masyarakat dalam memanfaatkan ruang publik.
Penataan diperlukan mengingat Gasibu merupakan salah satu ruang publik yang banyak dimanfaatkan masyarakat Jawa Barat untuk berolahraga dan beraktivitas.
"Track lari itu kan kondisinya harus diperbaiki karena itu fasilitas publik, ruang publik," kata Herman di Bandung, Rabu (2/9).
Menurutnya, perbaikan fasilitas ini menjadi bagian dari tanggung jawab pemerintah untuk memastikan masyarakat dapat menggunakan Gasibu dengan nyaman.
Kondisi lintasan yang kurang baik, berpotensi menimbulkan kejadian yang tidak diharapkan.
"Jangan sampai karena track-nya kurang baik, kemudian kan bisa tijalikeuh (keseleo) ya kata orang Sunda. Jangan sampai ada kejadian yang tidak kita harapkan," ujar dia.








































