jpnn.com, KUPANG - Polres Rote Ndao tengah memburu empat warga negara Indonesia (WNI) yang diduga menyelundupkan tujuh warga negara asing (WNA) asal China dan Uzbekistan ke Australia.
Kepala Polres Rote Ndao AKBP Mardiono mengatakan empat WNI yang dilaporkan menjadi pengantar sejumlah WNA itu melarikan diri saat kapal yang ditumpangi terdampar di Rote Ndao.
"Ada empat WNI yang melarikan diri dan saat ini tim lagi melakukan pencarian," katanya saat dihubungi dari Kupang, Rabu siang.
Empat WNI yang belum diketahui identitas itu melarikan diri ke dalam hutan saat melihat aparat kepolisian tiba di pesisir Pantai Masidae, Desa Inaoe, Kecamatan Rote Selatan, Kabupaten Rote Ndao.
Tim Polres Rote Ndao sejak Selasa (24/2), telah berupaya melakukan penyisiran terhadap keempat WNI yang telah melarikan diri.
"Kami berharap peran serta masyarakat jika menemukan atau melihat keempat orang yang mencurigakan tersebut agar segera lapor ke kami," tambahnya.
Sebelumnya, sebanyak tujuh orang WNA ditemukan terdampar dengan speed boat di pesisir Pantai Masidae, Desa Inaoe, Kecamatan Rote Selatan, Kabupaten Rote Ndao, pada Selasa (24/2).
Tujuh WNA tersebut terdiri atas empat orang berkewarganegaraan China dan tiga orang berkewarganegaraan Uzbekistan.












































