jabar.jpnn.com, KOTA BANDUNG - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Barat akan menurunkan tim khusus bernama Tim Urai yang bersiaga di kawasan rawan jalur mudik lebaran dalam rangka Operasi Ketupat 2026.
Tim tersebut nantinya bertugas untuk mengurai kemacetan yang terjadi, serta membantu masyarakat saat di jalur mudik.
Direktur Ditlantas Polda Jabar Kombes Pol Raydian Kokrosono mengatakan, Tim Urai memiliki sejumlah tugas prioritas saat melaksanakan pengamanan mudik lebaran.
Anggota juga diwajibkan memberikan senyuman saat membantu masyarakat yang mengalami masalah di jalur mudik.
"Tahun ini kami sedikit memoles Tim Urai tersebut supaya filosofi Tim Urai itu lebih humanis. Jadi kami gunakan namanya Motor Senyum. Kami juga mendatanginya dengan senyum, kemudian kami mudah-mudahan bisa menebar senyuman untuk mereka (masyarakat)," kata Raydian di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Jumat (27/2/2026).
Raydia menuturkan, Tim Urai juga nantinya membantu permasalahan yang dialami masyarakat, seperti saat kehabisan bensin. Bahkan, anggota tim tersebut akan membawa takjil untuk diberikan kepada masyarakat yang menjalani ibadah puasa.
"Jadi kami bawa beberapa takjil dan sedikit snack untuk bisa kami berikan kepada pemudik di tengah-tengah kemacetan. Dan kalau yang lupa (isi), bisa kasih kalau kehabisan bensin. Jadi Tim Urai itu juga salah satu kegunaannya. Ada tim Urai yang mengawal ke bengkel mobil sama ke pertamina mobil," ucapnya.
Para Tim Urai, lanjut dia, nantinya juga akan ditempatkan di sejumlah titik seperti rest area yang ada wilayah Polda Jabar. Namun dia memastikan tim tersebut akan mengutamakan pelayanan secara humanis saat bertugas dalam rangka pengamanan arus mudik Lebaran 2026.















.jpeg)

























