jpnn.com - Nissan mulai membuka tabir strategi terbarunya lewat kehadiran generasi anyar Nissan Xterra.
Bukan sekadar soal desain atau performa, sorotan utama justru tertuju pada harga yang diposisikan agresif di tengah pasar SUV yang kian mahal.
Pabrikan asal Jepang itu memastikan Xterra terbaru akan dibanderol mulai di bawah USD 40.000, atau sekitar Rp686 jutaan.
Angka ini terasa signifikan, mengingat rata-rata harga mobil baru di Amerika Serikat kini sudah menyentuh kisaran USD 48.000.
CEO Nissan Americas, Christian Meunier, menegaskan bahwa pendekatan ini bukan tanpa alasan.
Menurutnya, Xterra akan kembali pada filosofi awalnya: kendaraan yang menawarkan fungsi esensial tanpa dibebani fitur yang tidak perlu.
Konsep “semua yang Anda butuhkan, tanpa yang tidak Anda butuhkan” disebutnya relevan untuk menjawab kebutuhan konsumen saat ini.
Pendekatan tersebut juga tercermin dari basis pengembangannya. Xterra terbaru akan menggunakan platform body-on-frame, konstruksi khas SUV off-road yang mengutamakan kekuatan dan durabilitas.








































