jpnn.com - Partisipasi Timnas Iran di Piala Dunia 2026 mendadak diselimuti tanda tanya besar.
Situasi keamanan yang memanas menyusul serangan Amerika Serikat dan Israel ke wilayah Iran membuat federasi setempat tak lagi berbicara dengan nada optimistis.
Presiden Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) Mehdi Taj mengakui atmosfer yang tercipta saat ini jauh dari kondusif untuk membahas sepak bola.
Fokus publik dan pemerintah tersedot pada konflik yang sedang berlangsung.
"Terkait situasi yang terjadi seusai serangan ini, rasanya sulit bagi kami untuk menyambut Piala Dunia dengan rasa optimisme seperti sebelumnya," ucap Mehdi Taj.
Pernyataan itu menggambarkan kegelisahan internal federasi.
Taj menyebut kondisi terkini membuat perencanaan menuju turnamen yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko menjadi tidak sederhana.
Iran sendiri sudah mengantongi tiket putaran final Piala Dunia 2026 dan tergabung di Grup G bersama Selandia Baru, Belgia, serta Mesir.











































