jpnn.com, JAKARTA - Proof of Reserves (PoR) INDODAX telah menembus USD 1 miliar atau Rp18 Triliun, berdasarkan data yang ditampilkan pada fitur Proof of Reserves di CoinMarketCap.
William Sutanto, CEO INDODAX mengatakan pencapaian ini menegaskan komitmen INDODAX untuk menjaga cadangan aset 1:1 serta mendorong transparansi yang dapat diverifikasi publik melalui data on-chain.
“Walaupun tidak diwajibkan pemerintah, INDODAX berinisiatif mempublikasikan PoR sebagai bentuk transparansi. Informasi cadangan dan alamat dompet terkait dapat ditelusuri melalui blockchain, sehingga publik bisa melakukan verifikasi secara mandiri,” ujar William Sutanto, CEO INDODAX.
Proof of Reserves (PoR) adalah metode verifikasi kriptografis yang digunakan platform aset kripto untuk menunjukkan bahwa perusahaan memiliki cadangan aset sesuai yang dilaporkan.
Tujuannya adalah memperkuat kepercayaan publik bahwa dana pengguna dapat dipenuhi saat dibutuhkan, terutama pada periode pasar yang bergejolak.
CoinMarketCap menampilkan fitur Proof of Reserves untuk membantu pengguna melihat informasi transparansi cadangan sejumlah exchange, termasuk keterlacakan alamat dompet publik serta pembaruan data yang relevan.
INDODAX juga mengimbau pengguna untuk tetap menerapkan langkah keamanan terbaik, yakni gunakan autentikasi berlapis Multi Factor Authentication (MFA) dan pastikan perangkat dalam kondisi aman.
“Transparansi platform itu penting, tetapi edukasi keamanan pengguna juga sama pentingnya. Kami terus mendorong penggunaan keamanan berlapis dan praktik terbaik dalam menjaga akun serta perangkat,” tutur William.













































