bali.jpnn.com, BULELENG - Prestasi membanggakan datang dari putra daerah Buleleng.
Inovasi teknologi Buldetech Membrane karya I Putu Pandu Setiawan berhasil terpilih dalam jajaran 117 Karya Paling Prospektif Indonesia 2025 versi Business Innovation Center (BIC).
Inovasi ini lahir sebagai solusi konkret atas melimpahnya produksi anggur lokal di Buleleng yang sering kali belum termanfaatkan secara optimal, terutama saat musim panen raya.
Buldetech hadir untuk mengubah potensi tersebut menjadi produk bernilai tambah tinggi yang ramah lingkungan.
Melalui teknologi membran dealkoholisasi tanpa destilasi suhu tinggi, inovasi ini mampu menghasilkan minuman fermentasi nonalkohol yang tetap menjaga aroma dan kandungan nutrisi asli sari buah.
“Inovasi ini kami rancang agar efisien, hemat energi, dan dapat diterapkan pada skala industri kecil hingga UMKM.
Kami juga memanfaatkan material lokal seperti zeolit dan kitosan, sehingga lebih terjangkau dan berkelanjutan,” ujar owner Bulde Anggur dari CV Pioner Akselerasi Sejahtera I Putu Pandu Setiawan dilansir dari laman Pemkab Buleleng.
Menurut Putu Pandu Setiawan, keunggulan Buldetech Membrane terletak pada prosesnya yang tidak merusak karakter rasa buah.








































