BPKN Sebut Keamanan Air Minum Ditentukan Oleh Proses Sanitasi, Bukan Sekadar Usia Galon

2 hours ago 17

BPKN Sebut Keamanan Air Minum Ditentukan Oleh Proses Sanitasi, Bukan Sekadar Usia Galon

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

BPKN menyebut keselamatan air minum yang dikonsumsi masyarakat bergantung pada standar operasional pencucian dan sterilisasi yang ketat. ilustrasi. Foto: source for jpnn

jpnn.com, JAKARTA - Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) merespons perdebatan publik mengenai keamanan galon guna ulang, terutama terkait anggapan bahwa usia galon menjadi faktor utama yang menentukan keamanan air minum. 

Kepala BPKN, Muhammad Mufti Mubarok menyampaikan bahwa kekhawatiran semacam itu terlalu sederhana. 

Sebab, fokus utama perlindungan konsumen haruslah pada proses pencucian, sanitasi, dan pengawasan mutu yang diterapkan secara konsisten, bukan semata-mata angka usia galon.

“Keselamatan air minum yang dikonsumsi masyarakat bergantung pada standar operasional pencucian dan sterilisasi yang ketat,” jelas Mufti dikutip, Selasa (3/3).

Dia mengatakan perlindungan konsumen harus berbasis pada standar keamanan yang terukur dan diawasi. 

Dalam konteks galon guna ulang, yang menentukan keamanan adalah bagaimana proses pencucian, sterilisasi, dan quality control dilakukan, bukan semata-mata angka usia pada kemasan.

"Apapun galonnya, mau sekali pakai atau guna ulang, pokoknya selama dia cara pembersihannya tidak benar ini menimbulkan bahaya," katanya.

Pandangan ini diperkuat oleh Guru Besar bidang Keamanan Pangan Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof. Ahmad Sulaeman. 

Keselamatan air minum yang dikonsumsi masyarakat bergantung pada standar operasional pencucian dan sterilisasi yang ketat

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |