jpnn.com, JAKARTA - Pengangkatan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai anggota kehormatan Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) dinilai sebagai bukti nyata keberhasilan agenda society policing yang dijalankan institusi Polri.
Penilaian ini disampaikan oleh analis politik dan hukum Boni Hargens di Jakarta pada 30 Agustus 2026.
Boni menegaskan langkah ini memiliki signifikansi yang melampaui sekadar penghargaan seremonial.
Makna Ganda di Balik Pengangkatan
Menurut Boni Hargens, status anggota kehormatan yang diberikan KSBSI kepada Kapolri memantulkan makna ganda yang saling memperkuat.
Di satu sisi, pengangkatan ini bukan sekadar simbol, melainkan (di lain sisi) cerminan dari relasi yang telah terbangun secara struktural antara Polri dan elemen masyarakat sipil.
Makna pertama dalah adanya apresiasi dari kelompok buruh.
Pengangkatan ini merupakan bentuk apresiasi konkret dari serikat buruh terhadap kinerja kepolisian dalam membangun koordinasi dan kolaborasi strategis dengan kelompok masyarakat sipil.








































