Blak-blakan, Purbaya Sebut Ekonomi 6 Persen Belum Cukup Serap Semua Pengangguran

3 days ago 42

Blak-blakan, Purbaya Sebut Ekonomi 6 Persen Belum Cukup Serap Semua Pengangguran

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Menkeu Purbaya blak-blakan menyatakan proyeksi pertumbuhan ekonomi nasional di level enam persen belum cukup menampung seluruh tenaga kerja di Indonesia. Foto: Ricardo/jpnn

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa blak-blakan menyatakan proyeksi pertumbuhan ekonomi nasional di level enam persen belum cukup menampung seluruh tenaga kerja di Indonesia.

Purbaya menjelaskan perhitungan rasio penyerapan tenaga kerja selalu mengacu pada tabel acuan koefisien yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

"Di BPS tuh kalau lihat input-output table ada namanya koefisien teknik tenaga kerja. Satu persen PDB menghasilkan berapa," kata Purbaya di kantornya, Jakarta Pusat, baru-baru ini.

Berdasarkan formulasi tersebut, setiap kenaikan satu persen Produk Domestik Bruto (PDB) hanya setara dengan penciptaan sekitar 400 ribu lapangan kerja.

"Kalau satu persen yang sekarang tuh ada sekitar 400 ribu angkanya, kalau enam (persen), 6 x 4 berarti 2,4 juta lapangan kerja akan tercipta dari pertumbuhan enam persen. Lapangan kerja baru ya," katanya menguraikan.

Akan tetapi, jumlah 2,4 juta lapangan pekerjaan baru per tahun tersebut masih tidak sebanding dengan pesatnya laju pertumbuhan jumlah masyarakat usia produktif yang mencari nafkah.

"Belum cukup untuk menyerap semua tenaga kerja yang masih berusia kerja," ujarnya tegas.

Oleh karena itu, untuk menekan ledakan pengangguran, perekonomian Indonesia membutuhkan daya gedor yang jauh melampaui target yang ditetapkan saat ini.

Purbaya blak-blakan menyatakan proyeksi pertumbuhan ekonomi nasional di level enam persen belum cukup menampung seluruh tenaga kerja di Indonesia.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |