jpnn.com, JAKARTA - BMW Group Indonesia mengumumkan penarikan kembali atau recall dari sejumlah model mobilnya secara global.
Setidaknya ratusan ribu unit kendaraan yang direcall berpotensi terdampak komponen starter, yang berisiko terjadi kebakaran.
Director of Communications BMW Group Indonesia, Jodie O'tania mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga standar keselamatan dan kualitas produk.
"BMW Group tengah melaksanakan kampanye layanan preventif secara global untuk sejumlah terbatas kendaraan BMW, termasuk kendaraan di Indonesia," ujar Jodie melalui keterangan resmi kepada ANTARA di Jakarta, Kamis.
Dia menjelaskan mobil yang terdampak diproduksi antara Juli 2020 hingga Juli 2022.
Hasil pemeriksaan kualitas internal menunjukkan pada kendaraan tertentu, setelah penggunaan mesin dalam jangka waktu tertentu dengan frekuensi yang tinggi. Salah satu komponen di dalam motor starter dapat mengalami keausan.
Dia menyebut, kondisi ini dapat menyebabkan mesin menjadi lebih sulit untuk dihidupkan.
Menurut dia, dalam situasi yang sangat jarang terjadi selama kendaraan dioperasikan, gangguan pada komponen starter tersebut dapat muncul.












































