jpnn.com, PANGKALPINANG - CV Getas Super Cap Tani kembali mengekspor 1.000 kilogram atau satu ton getas (fish crackers) ke Singapura pada Senin (9/2).
Ekspor produk UMKM asli Bangka ini menjadi pengiriman perdana pada 2026, setelah sebelumnya perusahaan yang sama mengirimkan produk serupa pada akhir Desember 2025.
Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Bea Cukai Pangkalpinang Syarifudin menyampaikan keberhasilan ekspor ini menunjukkan daya saing produk olahan UMKM daerah di pasar internasional.
“Ekspor ini membuktikan UMKM Bangka mampu memenuhi standar dan ketentuan perdagangan luar negeri apabila didukung kesiapan produksi dan konsistensi mutu,” kata Syarifudin.
Getas merupakan penganan khas Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang berbentuk bulat atau lonjong dengan tekstur renyah.
Produk ini terbuat dari campuran ikan tenggiri, tepung sagu, dan bumbu, serta dikenal juga dengan sebutan keretek.
Keunikan cita rasa dan kualitas bahan baku menjadi daya tarik tersendiri di pasar mancanegara.
Potensi sumber daya kelautan Bangka Belitung sangat besar, tetapi perlu didorong melalui hilirisasi dan penguatan pemasaran agar memberi nilai tambah yang optimal bagi perekonomian daerah.












































