jpnn.com, BONTANG - Bea Cukai sebagai trade facilitator dan industrial assistance memberikan asistensi kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di berbagai daerah.
Asistensi dilakukan sebagai bagian dari program Klinik Ekspor untuk mendampingi pelaku UMKM agar siap menembus pasar internasional.
Kali ini, asistensi dilakukan Bea Cukai Bontang kepada dua pelaku UMKM unggulan di wilayahnya, yaitu PT Qisbelian Snack Indonesia dan PT Odah Bakau Indah (Dapur Jamu Ibu) pada Kamis (16/04).
PT Qisbelian Snack Indonesia merupakan UMKM yang bergerak di sektor pengolahan hasil alam dengan produk berupa amplang kuku macan, sedangkan PT Odah Bakau Indah (Dapur Jamu Ibu) membawa kearifan lokal melalui minuman herbal tradisional.
Kedua UMKM telah berhasil menembus pasar internasional yang berdampak langsung pada terbukanya lapangan kerja, peningkatan ekonomi keluarga, serta meningkatkan kesejahteraan dan ekonomi masyarakat Kota Bontang.
Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Bea Cukai Bontang Rida Budi Santoso mengungkapkan asistensi ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi kendala, edukasi prosedur ekspor, dan penjelasan terkait kemudahan fiskal yang dapat dimanfaatkan pelaku UMKM untuk menekan biaya operasional.
Asistensi juga dilakukan Bea Cukai Sidoarjo kepada CV Nderes Organic, sebuah perusahaan yang bergerak di pengolahan turunan kelapa organik.
Asistensi dilaksanakan secara daring melalui ruang virtual pada Kamis (16/4).










































