Bamsoet Apresiasi Kesigapan TNI-Polri Tangani Kasus Andrie Yunus

6 hours ago 18

Bamsoet Apresiasi Kesigapan TNI-Polri Tangani Kasus Andrie Yunus

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo. Foto: Humas MPR RI.

jpnn.com - JAKARTA - Ketua MPR RI ke-15 Bambang Soesatyo memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada TNI dan Polri yang telah dengan sigap mengungkap, mengidentifikasi dan menangkap pelaku penyiraman air keras terhadap wakil koordinator Kontras Andrie Yunus. Anggota DPR RI itu menilai respons TNI-Polri sangat bermakna bagi upaya merawat kemurnian wajah demokrasi dan citra pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

“Reaksi cepat TNI-Polri mengungkap dan menangkap pelaku teror dan penganiayaan terhadap aktivis Kontras ini menjadi penjelasan sangat gamblang bahwa unsur negara atau pemerintah bukan aktor intelektual di balik aksi teror dan penganiayaan itu, bahkan Presiden Prabowo mengutuk keras aksi teror tersebut serta mendesak pihak berwajib segera mengusut tuntas kasus ini hingga ke dalangnya,” ujar Bambang Soesatyo di Jakarta, Jumat (20/3/26).

Seperti diketahui, Andrie Yunus diteror dan dianiaya dengan siraman air keras ke tubuhnya, seusai tampil dalam sebuah podcast bertema militerisme pada 12 Maret 2026 di kawasan Jakarta Pusat.

Kasus ini dikecam masyarakat. Polri segera menganalisis rekaman dari 86 titik CCTV, dan mendapatkan ciri-ciri empat pelaku. Mereka ditangkap pada 18 Maret 2026. Segera setelah itu, Mabes TNI mengonfirmasi bahwa pelaku merupakan oknum personel TNI, yakni tiga perwira dan stau bintara.

"Respons cepat TNI-Polri mengungkap kasus tersebut menunjukan ketaatan kedua institusi melindungi serta merawat citra negara dan pemerintah di mata masyarakat serta komunitas internasional. Sebab, dengan respons seperti itu, TNI dan Polri menjelaskan bahwa negara dan pemerintah tidak membungkam kritik dari publik," kata Bamsoet. yang juga wakil ketua umum Partai Golkar, itu.

Ketua DPR RI ke-20 dan Ketua Komisi III DPR RI ke-7 ini menyatakan motif apa yang melatarbelakangi aksi keempat pelaku harus terus diselidiki, baik oleh internal TNI maupun melalui proses hukum.

Sebab, ketika terjadi aksi teror, intimidasi dan penganiayaan terhadap individu maupun kelompok masyarakat yang menyuarakan kritik kepada pemerintah, justru pemerintah dan alat-alat negara akan sangat dirugikan.

"Kalau pemerintah dan insitusi negara pasif menyikapi aksi teror seperti itu, akan muncul anggapan atau asumsi di ruang publik bahwa oknum penguasa berada dibalik tindakan tidak terpuji itu. Ini jelas akan merusak nama baik pemerintah ataupun institusi negara," jelas Bamsoet.

Ketua MPR RI ke-15 Bambang Soesatyo mengapresiasi kesigapan TNI dan Polri mengungkap kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |