jpnn.com, JAKARTA - Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan proyek Strategis Nasional LNG Abadi Masela bakal menyumbang penerimaan negara hingga USD 37,8 miliar.
Bahlik bahkan mengaku kontribusi pajak tidak langsung diperkirakan mencapai sekitar USD 6,43 miliar.
“Proyek Abadi Masela diproyeksikan memberikan manfaat ekonomi dan fiskal yang signifikan, antara lain meningkatkan penerimaan negara," ujar Bahlil di, Maluku, Kamis (16/7).
Bahlil mengaku kehadiran proyek ini tidak hanya memperkuat ketahanan energi nasional, tetapi juga menciptakan efek berganda bagi pembangunan industri.
"Peningkatan pendapatan negara, serta kesejahteraan masyarakat di wilayah Maluku dan sekitarnya," tutur dia.
Bahlil menjelaskan dampak proyek ini juga akan dirasakan melalui penciptaan lapangan kerja dalam skala besar.
"Pada masa konstruksi, proyek diperkirakan menyerap sekitar 12 ribu tenaga kerja langsung," kata Bahlil.
Setelah memasuki tahap operasi, Lapangan Abadi akan mempekerjakan sekitar 800 hingga 1.000 tenaga kerja.





















.jpeg)


















