Aktivitas Gunung Merapi Didominasi Gempa Guguran dan Hybrid

1 hour ago 15

Jumat, 04 September 2026 – 11:20 WIB

Aktivitas Gunung Merapi Didominasi Gempa Guguran dan Hybrid - JPNN.com Jogja

Aktivitas Gunung Merapi pada Sabtu, 27 Desember 2025. Foto: BPPTKG

jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melaporkan catatan aktivitas Gunung Merapi sepanjang Kamis (3/9/2026).

Hingga saat ini, status gunung api yang berada di perbatasan DIY dan Jawa Tengah tersebut masih dipertahankan pada Level III atau Siaga.

Petugas Penyusun Laporan BPPTKG, Tri Mujiyanta, mengatakan berdasarkan pengamatan meteorologi, cuaca di area puncak cenderung cerah, berawan, hingga mendung dengan angin bertiup lemah ke arah barat.

Suhu udara berada pada kisaran 12,9–26 derajat celsius dengan kelembaban 81,3–94 persen.

"Secara visual, gunung teramati jelas hingga tertutup kabut. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang dan tinggi sekitar 25 meter di atas puncak kawah," ujar Tri Mujiyanta dalam keterangan resminya.

Dalam periode pengamatan selama 24 jam tersebut, aktivitas seismik Gunung Merapi didominasi oleh gempa guguran dan hybrid/fase banyak:

  • Gempa Guguran: Terjadi 74 kali dengan amplitudo 2–25 mm dan durasi 31,2–194,03 detik.
  • Gempa Hybrid/Fase Banyak: Terhitung 81 kali dengan amplitudo 2–39 mm dan durasi 8,89–65,64 detik.
  • Gempa Vulkanik Dangkal: Terekam 3 kali dengan amplitudo 5–25 mm.
  • Gempa Tektonik Jauh: Terjadi 2 kali.

Selain rekaman kegempaan, BPPTKG juga mencatat adanya aktivitas luncuran material secara langsung dari puncak.

"Teramati satu kali guguran lava ke arah Kali Sat/Putih dengan jarak luncur maksimum mencapai 2.000 meter," tambah Tri.

Gunung Merapi masih berstatus Siaga. Kemarin terjadi gempa guguran 74 kali dengan amplitudo 2–25 mm dan durasi 31,2–194,03 detik.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News

Read Entire Article
| | | |