bali.jpnn.com, BANGKALAN - Keberhasilan Madura United mengalahkan PSM Makassar pada laga terakhir pekan ke-34 Super League 2025-2026, Sabtu (23/5) kemarin berbuah manis.
Tambahan tiga poin tersebut membuat Laskar Sape Kerrab mengantongi 35 poin dan berada di posisi 14 atau berada dua tingkat di atas zona degradasi.
Nasib apes justru dialami Persis Solo yang harus degradasi ke Liga 2, menyusul Semen Padang dan PSBS Biak, meski pada laga terakhir mengalahkan Persita.
Presiden Madura United Achsanul Qosasi bersyukur Dicky Indrayana dan kolega bertahan di kasta tertinggi Liga Indonesia.
Menurut Achsanul Qosasia, para pemain Madura United bertarung dengan semangat tinggi hingga bisa memastikan diri tetap berkompetisi di kasta tertinggi Liga Indonesia.
“Alhamdulillah, Alhamdulillah, Madura United masih di Super League. Ini berkat semuanya, berkat semuaya,” kata Achsanul Qosasi dilansir dari I.League.
Persib Bandung di lain sisi memastikan diri menjadi juara Super League kali ketiga setelah menahan imbang Persijap Jepara.
Borneo FC yang memiliki poin yang sama dengan Persib seusai mengalahkan Malut United harus rela berada di posisi kedua dan gagal menjadi juara. (lia/JPNN)



































