jabar.jpnn.com, DEPOK - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Depok menetapkan 35 siswa lolos sebagai Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Capaska) Kota Depok tahun 2026 setelah melalui proses seleksi ketat.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Depok, Dudi Mi’raz Imaduddin, mengatakan peserta yang dinyatakan lolos terdiri atas 18 siswa putra dan 17 siswa putri dari berbagai Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Depok.
“Alhamdulillah, 35 orang Capaska untuk tahun 2026 sudah kami tetapkan,” ujar Dudi.
Ia menjelaskan, proses seleksi Paskibraka Kota Depok tahun ini berlangsung sejak 27 Februari hingga 2 Mei 2026. Tahapan seleksi diawali dengan sosialisasi di tiga wilayah, yakni wilayah barat, tengah, dan timur Kota Depok.
Pada tahap awal, tercatat sebanyak 358 siswa mendaftar sebagai peserta seleksi. Namun, jumlah tersebut terus berkurang setelah para peserta mengikuti serangkaian tes yang menjadi bagian dari proses penilaian.
Adapun tahapan seleksi meliputi tes wawasan kebangsaan, tes intelegensia umum, pemeriksaan kesehatan, parade, peraturan baris-berbaris, samapta, tes kepribadian, hingga tahap penentuan akhir atau pantukhir.
Menurut Dudi, peserta yang lolos seleksi merupakan putra-putri terbaik yang dimiliki Kota Depok dan diharapkan mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
“Menjadi Capaska adalah kesempatan emas. Perjalanan masih panjang karena masih banyak rangkaian latihan yang harus dijalani dengan baik,” katanya.








































