jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Samsung Electronics Indonesia (SEI) resmi memperkenalkan lini flagship terbaru mereka, Galaxy S26 Series. Ponsel ini tidak hanya mengandalkan performa hardware, tetapi membawa evolusi besar dalam ekosistem kecerdasan buatan dengan menyatukan Google Gemini, Perplexity, dan fitur Galaxy AI terbaru.
Langkah berani Samsung tahun ini adalah menghadirkan integrasi langsung dua raksasa AI, Google Gemini dan Perplexity, yang dapat diakses secara instan melalui perintah suara.
Google Gemini berperan sebagai teman diskusi kreatif. Pengguna bisa melakukan brainstorming ide, seperti meminta rekomendasi menu sahur dan buka puasa hanya dengan mengirimkan foto bahan makanan yang tersedia di kulkas.
Sedangkan Perplexity bisa difungsikan untuk riset mendalam dan validasi data.
Jika Gemini memberikan resep, pengguna bisa menggunakan Perplexity untuk mengecek kandungan gizi atau memverifikasi fakta medis terkait bahan makanan tersebut dengan sumber yang akurat.
"Kami menghadirkan HP AI yang benar-benar memangkas waktu kerja penggunanya. Tidak perlu bingung memilih tools karena semuanya sudah saling melengkapi di Galaxy S26 Series," ujar Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager SEI.
Samsung juga memperkenalkan Semantic Search, sebuah fitur manajemen file berbasis bahasa alami. Pengguna tidak perlu lagi melakukan scrolling ribet untuk mencari dokumen atau foto lama.
Cukup ketik deskripsi visual seperti "foto kue nastar di toples kaca", dan sistem akan langsung menampilkan hasil yang relevan secara instan.






































