Wow, Makanan Hewan RI Berhasil Tembus Pasar Ekspor Filipina

2 hours ago 27

Wow, Makanan Hewan RI Berhasil Tembus Pasar Ekspor Filipina

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ilustrasi Kucing makan makanan kucing. Foto: Me-o

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengatakan produk makanan hewan peliharaan (pet food) produksi PT Evo Manufacturing Indonesia (EMI) berhasil menembus pasar ekspor ke Filipina.

Menurut Budi, ekspor tersebut bernilai USD 176 ribu atau setara Rp 3 miliar.

Adapun produk yang diekspor berupa 2.300 boks makanan basah dalam kaleng (canned wet food), 11.200 boks pasta dalam kemasan (pouch pâté), serta 12.000 boks daging kaldu dalam kemasan (pouch chunk in gravy).

"Kami sudah bisa membuat makanan kucing yang diekspor dan kucing jenis apapun di dalam negeri bisa makan ini. Kucing boleh impor, tapi makanan harus lokal," kata Budi dikutip Jumat (13/2).

Budi menjelaskan pada periode 2020-2024, ekspor produk makanan hewan peliharaan tumbuh signifikan sebesar 158,27 persen pada Januari-November 2025, nilai ekspor pet food Indonesia tercatat mencapai USD 8,25 juta.

"Negara tujuan ekspor meliputi India, Malaysia, Jepang, Filipina dan Hong Kong," ucap Budi.

Menurut Budi, Filipina menjadi salah satu pasar potensial dengan permintaan pet food dari Indonesia yang terus meningkat.

International Trade Center (ITC) mencatat produk makanan hewan Indonesia masih memiliki peluang pasar yang besar.

Tidak hanya ke pasar tradisional seperti Amerika Serikat dan Jepang, pet food Indonesia juga mempunyai daya tarik di pasar nontradisional seperti Taiwan dan Selandia Baru.

produk makanan hewan peliharaan (pet food) produksi PT Evo Manufacturing Indonesia (EMI) berhasil menembus pasar ekspor ke Filipina

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |