Trump Keberatan Uranium Iran Disimpan Rusia atau China

2 days ago 41

Trump Keberatan Uranium Iran Disimpan Rusia atau China

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Foto: ANTARA/Anadolu/pri

jpnn.com - WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat Donald Trump keberatan apabila uranium Iran disimpan oleh Rusia atau China.

Trump pada Rabu (27/5), menyatakan tidak akan setuju apabila Rusia atau China mengambil persediaan uranium Iran yang diperkaya tingkat tinggi.

"Tidak, saya tidak akan merasa nyaman. Itu tidak akan membuat saya nyaman," kata Trump kepada wartawan saat ditanya mengenai kemungkinan tersebut.

Trump pada 11 Mei mengatakan para negosiator Iran meyakini bahwa hanya AS dan China yang mampu memindahkan material nuklir negara tersebut.

Sementara itu, pada 18 April, perusahaan nuklir negara Rusia, Rosatom, menyatakan siap membantu pemindahan uranium yang diperkaya dari Iran.

Sementara itu, isu uranium Iran yang telah diperkaya tetap menjadi persoalan utama dan sensitif dalam perundingan antara Washington dan Teheran.

Pada Selasa, Duta Besar Rusia untuk PBB Vassily Nebenzia mengatakan bahwa Rusia siap menyimpan material nuklir Iran yang telah diperkaya jika Teheran memintanya sebagai bagian dari kesepakatan dengan AS.

Pada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangan bersama ke wilayah Iran, yang mengakibatkan lebih dari 3.000 korban jiwa.

Presiden AS Donald Trump keberatan apabila uranium Iran yang diperkaya tingkat tinggi disimpan Rusia atau China.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |