jabar.jpnn.com, BOGOR - Epson memperkenalkan pendekatan baru dalam solusi pencetakan (printing) yang berfokus pada keberlanjutan, efisiensi, dan produktivitas kerja di tengah perubahan pola kerja organisasi di kawasan Asia Tenggara.
Perubahan tersebut ditandai dengan semakin fleksibelnya sistem kerja hybrid, tuntutan produktivitas tinggi, serta kebutuhan efisiensi biaya dan keberlanjutan lingkungan.
Menjawab tantangan ini, Epson menghadirkan konsep teknologi berbasis tiga pilar utama, yaitu Dust-Free, Heat-Free, dan Stress-Free.
Pendekatan ini dirancang untuk membantu perusahaan meningkatkan produktivitas sekaligus mengurangi dampak lingkungan, mengoptimalkan biaya operasional, serta menciptakan lingkungan kerja yang lebih nyaman dan berpusat pada manusia.
Salah satu inovasi yang ditawarkan adalah teknologi Dust-Free yang mendukung kualitas udara dalam ruang kerja.
Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan oleh Korea Testing & Research Institute, sejumlah model printer Epson menunjukkan tingkat emisi partikel debu halus dan ultra-halus yang rendah dalam kondisi tertentu.
Teknologi ini dinilai mampu menciptakan ruang kerja yang lebih bersih, sehingga karyawan dapat bekerja dengan lebih fokus tanpa gangguan dari kualitas udara yang buruk.
Selain itu, Epson juga mengandalkan teknologi Heat-Free pada printer inkjet bisnisnya. Berbeda dengan printer laser konvensional, teknologi ini tidak memerlukan panas dalam proses pencetakan.








































